Monas, Wisata Murah Tapi Tidak Murahan

Monas - Monumen Nasional
Monumen Nasional by Alex Drainville

Panduanwisata.net – Monas adalah singkatan dari Monumen Nasional, salah satu tempat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Sebagai simbol negara, monas memilki sejarah panjang dan mulia ketika didirikan oleh presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Dalam sejarahnya, monas didirikan sebagai monumen peringatan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda.

Sedikit mengulas sisi filosofi bentuk, monas dibandung dengan konsep pasangan antara Lingga dan Yoni. Tugu yang menjulang tinggi sebagai Lingga dan melambangkan laki-laki, bersifat aktif dan positif, serta melambangkan siang hari. Adapun pelataran cawan sebagai Yoni yang melambangkan perempuan serta melambangkan malam hari. Bentuk Monas juga dapat diartikan perpaduan antara alu dan lesung, alat penumbuk padi yang saat itu ada hampir disetiap rumah tangga di Indonesia. Dengan demikian, monas menggambarkan kondisi bangsa sebagai negara agraris.

Baca juga: Tempat Wisata Di Jakarta

Well, kembali ke wisata monas. Bagi anda yang ingin berkunjung ke tempat ini jangan lewatkan kesempatan untuk naik ke puncak Monas. Dari ketinggian sekitar 132 meter, anda dapat melihat pemandangan kota Jakarta. Bahkan dalam cuaca yang cukup baik, anda bisa menyaksikan gunung Salah disebelah selatan, laut disebelah utara, dan bandara Internasional Soekarno Hatta disebelah barat. Jadi tunggu apa lagi, datang ke Jakarta tidak lengkap kalau belum mengunjungi Monumen Nasional ini. Ya, ibaratnya, seperti sayur tanpa garam.

Transportasi ke Monas

Salah satu keunggulan Monas adalah letaknya yang berada dipusat kota sehingga bisa di akses oleh banyak transportasi. Anda bisa datang ke tempat ini menggunakan kereta api dengan berhenti di stasiun Gambir. Dari sana bisa berjalan kaki. Jika menggunakan kendaraan umum bisa menggunakan Trans Jakarta koridor 1 Blok M – Kota Tua. Menggunakan Trans Jakarta akan lebih mudah, dari manapun kedatangan anda. Mungkin akan transit beberapa kali, tapi jika sudah tahu tujuannya, dijamin bisa sampai di Monas. Halte Trans Jakarta yang dekat Monas adalah halte Monas, dan halte Balai Kota. Dari sana, anda bisa berjalan kaki. Mudah bukan?

Selain Trans Jakarta kendaraan umum yang melewati Monas juga bus Metromini 15 tujuan Pasar Senen – Setiabudi, Kopaja P 20 tujuan Lebak Bulus – Pasar Senen, Mayasari Bakti R507 tujuan Pulo Gadung – Tanah Abang, Mayasari Bakti P14 tujuan Tanjung Periok – Tanah Abang. Sekarang ada juga APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Trans Jakarta) yang melalui Monas, yaitu APTB Ciputat – Kota Tua. Ada juga bus Kopaja S602 tujuan Ragunan – Monas. Jangan lupa, ada juga taksi yang bisa mengantarkan anda ke tempat tujuan wisata favorit di Jakarta ini.

Jika anda menggunakan pesawat terbang, dari Bandara Soekarno-Hatta ada bus Damri tujuan Bandara – Gambir. Turun di Gambir, tinggal melangkah kaki sedikit saja, anda sudah bisa menikmati keindahan Monas. Jika anda datang dari Bandara Halim Perdanakusuma, bisa menggunakan angkot biru muda trans Halim hingga perempatan cawang UKI. Dari sana bisa menggunakan Trans Jakarta. So, tidak ada alasan untuk tidak mengunjungi monas jika anda datang ke Ibu Kota.

Harga Tiket Monas

Datang ke Monas rasanya tidak lengkap jika tidak naik ke puncaknya. Namun untuk mencapai tempat tersebut, wisatawan baru bisa mengunjungi pukul 08:00 – 16:00, kecuali setiap hari senin dipekan terakhir setiap bulan.

Untuk masuk ke kawasan Monumen Nasional tidak dikenakan biaya sama sekali, alias free. Namun jika masuk ke bagian dalam tugu Monas, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 2000 untuk anak-anak, Rp 3000 bagi mahasiswa dan Rp 5000 bagi dewasa. Adapun jika ingin mencapai puncaknya, dikenakan biaya tambah sebesar Rp 2000 untuk anak-anak, Rp 5000 bagi mahasiswa, dan Rp 10.000 bagi orang dewasa. Tarif ini berlaku sepanjang minggu, baik hari kerja maupun akhir pekan. Sangat murah bukan? Tidak sebanding dengan sejarahnya yang luar biasa. Jadi tunggu apalagi, pastikan wisata di Monumen Nasional menjadi rencana anda selanjutnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *