Menikmati Wisata Religi di Pura Besakih



Pura Besakih merupakan salah satu objek wisata religius yang ada di Pulau Dewata.  Pada dasarnya tempat ini adalah pusat kegiatan acara agama terbesar di Bali yaitu Hindu. Tapi dengan keindahan dan kekayaaan budaya yang dimilikinya, Pura Besakih juga menjadi salah satu tempat favorit tujuan wisata di Bali, baik bagi wisatawan domestik ataupun manca negara.

Pura Besakih

Pura Besakih (foto: wikimedia.org)

Apa yang membuat pura ini menarik untuk dikunjungi? Baiklah, mari kita telusuri satu persatu. Lokasi Pura Besakih yang berada di lereng Gn. Agung menjadikannya memiliki panorama alam yang indah. Selanjutnya, Pura Besakih juga memiliki ukiran pada dinding-dinding bangunan yang mengandung makna tentang kisah dan cerita cikal bakal sejarah ajaran Hindu.

Lokasi Pura Besakih

Lokasi Pura Besakih Yang Berada di Lereng Gunung Membuat Pemandangan di Sekitar Pura Bekasih Sangat Indah (foto:e-kuta.com)

Pura Besakih juga dikenal sebagai peninggalan sejarah yang bernilai tinggi sehingga menjadikannya objek wisata yang banyak dikunjungi.

Selain itu, penataan bangunan pura yang disesuaikan dengan arah mata angin sebagai realisasi dari konsep “Tri Hita Karana” (konsep keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan) menjadikannya sebagai bangunan sejarah yang memiliki arsitektur yang unik. Menarik Bukan? (Baca Juga: Eksotisme Pura Tanah Lot)

Ternyata, di pura terbesar di pulau dewata ini tidak hanya ada satu bangunan saja. Pura Besakih terdiri dari satu pura pusat yaitu Pura Penataran Agung Besakih dan 18 pura pendamping yang terdiri dari satu Pura Basukian dan 17 pura lainnya. Pura Penataran Agung adalah pura terbesar di komplek Pura Besakih, candi-candi atau pelinggihnya lebih banyak, upacara yang dilakukan pun paling sering dilakukan di pura ini.

Di Penataran Agung ada 3 candi utama dan merupakan intisari dan seluruh bangunan suci (palinggih) yang ada di Pura Agung Besakih. Padmasana-Tiga adalah simbol dari istana Tuhan sesuai dengan sifat Tri Murti yaitu Dewa Brahma sebagai Pencipta, Wisnu sebagai Pemelihara  dan Siwa sebagai Pelebur.

Sejarah Pura Besakih

Latar belakang Pura Besakih yang berupa Gunung Agung berdasarkan kepercayaan masyarakat saat itu yang menganggap gunung sebagai istana dewa tertinggi. Konon, awalnya besakih adalah hutan belantara seperti halnya tempat lain yang ada di Bali. Rsi Markandeya, pendiri dari Pura ini bertapa di Gunung Hyang (Gunung Dieng di Jawa Tengah) dan kemudian mendapat wahyu untuk merambas hutan di Pulau Dawa dari selatan menuju ke utara. Hingga pada akhirnya, jadilah Pura Basuki, yang ada seperti saat ini.

Sejarah Pura Besakih

Umat Hindu Sedang Beribadat di Pura Besakih

Nama “Besakih” sendiri berasal dari kata “Basuki” yang merupakan tempat penanaman kendi yang berisikan logam dan air suci, serta permata yang disebut Mirahadi. Logam yang dimaksud antara lain logam emas, logam perak, logam tembaga, logam besi dan logam perunggu. Kelima logam tersebut dimasyarakat Bali disebut dengan mama Pancadatu. Arti kata Basuki sendiri berarti ‘selamat’. Diberi nama Basuki atau selamat dikarenakan dalam perambasan hutan para pengikut dari Rsi Markandeya selamat melaksanakan tugasnya.

Menuju Pura Besakih

Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali. Lokasinya kurang lebih 90 km atau sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota Denpasar. Untuk menuju ke Pura Besakih, wisatawan bisa menggunakan jasa rental mobil di Bali ataupun ikut Paket tour.

Sesampai di Pura Besakih kita diwajibkan membayar tiket/karcis seharga Rp.12.000, lalu kita akan disambut oleh pemandu wisata yang siap membantu pengunjung menelusuri seluk beluk Pura Besakih. Untuk jasa mereka, dikenakan biaya tambahan sekitar Rp 50.000-100.000, tergantung jumlah peserta. Jika wisatawan ingin memasuki area komplek pura, diwajibkan mengenakan kain khusus dengan uang sewa Rp. 5000/potong. Selamat berwisata! (ls)

Share this post:

Related Posts

One Comment

  1. cindy amri says:

    Saya tertarik dengan informasi mengenai tempat wisata diatas. Indonesia memang Negeri yang memiliki keanekaragaman tempat wisata yang memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Selain itu, tulisan diatas sangat menarik untuk dipelajari yang dapat menambah wawasan kita mengenai kebudayaan di lndonesia. Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Explore Indonesia yang bisa anda kunjungi di Explore Indonesia

Leave a Comment