Menikmati Pesona Kintamani Bali



Kintamani adalah salah satu tempat wisata di Bali yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kintamani dikenal memiliki panorama alam yang sangat indah. Berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Kota Denpasar, Kintamani juga memiliki udara yang segar. Wajar saja banyak wisatawan yang tergoda-goda dengan keelokannya.

Kintamani sebetulnya merupakan sebuah kecamatan yang terdapat di Kabupaten Bangli. Kintamani memiliki sebuah objek pegunungan dan Danau Batur yang sangat indah. Sebuah kawasan untuk menikmati keindahan objek wisata ini adalah Penelokan. Dalam bahasa Bali sendiri, Penelokan berarti tempat untuk melihat-lihat. Dari kawasan ini keindahan objek Kintamani dapat dinikmati sepuasnya. (Baca Juga: Menikmati ‘Surga Dunia’ di Ubud Bali)

Kintamani Bali

Gunung Batur di Kintamani Bali

Dari Desa Penelokan, kawasan wisata Kintamani terlihat sangat indah sekali. Kombinasi antara Gunung Batur plus bebatuan hitam yang terhampar, dipadukan dengan keelokan Danau Batur berwarna kebiruan di sebuah kaldera, menjadikan pemandangan ini sangat indah. Konon, kaldera ini merupakan kaldera terindah di dunia. Informasi saja, Gunung Batur merupakan gunung berapi aktif dan gunung tertinggi kedua setelah Gunung Agung di Besakih.

Karena masih aktif, tidak jarang Gunung Batur mengeluarkan kepulan asap. Dari Penelokan, pesona Gunung Batur tersebut dengan leluasa dapat dinikmati keindahannya. Mengunjungi tempat ini akan sangat menyenangkan bila tiba saat jam makan siang. Karena, banyak tempat makan yang menyajikan makanan khasnya dengan pemandangan danau dan gunung Batur yang indah.

Kintamani Bali

Daanu batur di Kintamani Bali (foto: William Cho)

Bukan hanya pemandangan, Danau Batur juga memanjakan Anda dengan pemandian air panasnya. Air panas tersebut berasal dari mata air yang dekat dengan Gunung Batur. Pemandian air panas ini sangat bagus untuk kulit terutama mereka yang ingin sembuh dari penyakit kulit.

Datang ke Danau Batur, cobalah berjalan-jalan sedikit ke arah utara. Di sana terdapat sebuah pura, yaitu Pura Batur. Pura ini merupakan salah satu Pura penting di Bali. Konon, Pura Batur sudah ada sejak zaman Empu Kuturan yaitu sekitar abad ke-10 dan ke-11.

Anda juga dapat berkunjung ke sebuah desa Truyan yang masih memegang hukum adat istiadatnya dengan kuat. Salah satu ada istiadatnya yang masih diyakini adalah seseorang yang meninggal tidak dikuburkan, melainkan disimpan di bawah pohon menyan. Dengan hanya menyebrang danau, Anda sudah dapat mengunjungi desa ini.

Selain pemandangan danau dan gunungnya, Kintamani dikenal dengan anjingnya yang memiliki loyalitas yang tinggi. Anjing ini juga dikenal memiliki ketangkasan, keberanian, waspada, dan rasa curiga yang tinggi. Tidak heran jika Anjing Kintamani memiliki penggemar yang tersebar di Eropa seperti di Belanda, Jerman, dan Swedia.

Kintamani dikenal memiliki fasilitas yang cukup lengkap baik dalam hal penginapan maupun tempat makan. Fasilitas seperti wartel, warung minuman dan makanan kecil, toilet dan fasilitas umum lainnya sudah tersedia. Jadi, tidak perlu khawatir soal kebutuhan Anda ketika mengunjungi tempat wisata ini.

Menuju Kintamani Bali

Objek wisata ini dapat dilalui kendaraan bermotor karena lokasinya yang strategis, menghubungkan Kota Bangli dan Singaraja. Dengan menggunakan mobil, perjalanan dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dari Denpasar, dari Karangasem maupun dari Lovina. Jika menggunakan kendaraan umum, Anda bisa berangkat dari Ubud melalui Sakah atau bisa ditempuh melalui Tampaksiring dan Bangli. Jika berangkat dari Denpasar, dapat menggunakan kendaraan umum dari terminal Batubulan.

Tempat wisata ini akan dipenuhi pengunjung pada hari-hari besar seperti hari raya Galungan, hari raya Natal, atau pada saat menyambut tahun baru. Tidak hanya oleh wisatawan lokal, Kintamani juga banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Jika Anda belum berkunjung ke tempat wisata ini, luangkan waktu Anda untuk mengunjunginya. Selamat berwisata! (SK)


Share this post:

Related Posts

Leave a Comment