Menikmati Jakarta Tempo Doeloe di Kota Tua Jakarta



Kota Tua Jakarta adalah salah satu tempat wisata di Jakarta yang banyak dikunjungi wisatawan. Setiap hari tempat ini disesaki wisatawan yang ingin menikmati suasana jakarta tempo doeloe. Kota Tua Jakarta memiliki sejarah panjang dan memiliki peran penting di setiap masanya.

Kota Tua Jakarata

Suasana Kota Tua Jakarata

Kawasan Kota Tua Jakarta yang memiliki luas lebih dari 1 km, pada awalnya bernama Batavia Lama (Oud Batavia). Kawasan Kota Tua terletak di tepi timur sungai Ciliwung. Para pelancong Eropa saat itu menjuluki kota tua sebagai Mutiara dari Timur karena keindahan kotanya yang mirip Amsterdam di Belanda. Selain itu, Oud Batavia waktu itu merupakan pusat perdagangan di benua Asia. Dapat dibayangkan betapa pentingnya kawasan ini bagi para pemangku kepentingan saat itu.

Seiring berjalannya waktu, kini Kota Tua Jakarta memiliki banyak bangunan bersejarah, seperti; Gedung Arsip Nasional, Gedung Chandranaya, Vihara Jin De Yuan, Petak Sembilan, Gere Sion, Stasiun Jakarta Kota, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Toko Merah, Cafe Batavia, Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, Lapangan Fatahillah, Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kelapa, Masjid Luar Batang, dan masih banyak lagi.

Kota Tua Jakarta

Pengunjung Kota Tua Jakarta Bisa Berkeliling MEnggunakan Sepeda Yang Banyak Disewakan

Ketika panduanwisata.net mengunjungi tempat ini, pengunjung yang kebanyakan muda-mudi hilir mudik di sekitar Museum Fatahillah. Beberapa orang berkeliling menggunakan sepeda yang banyak disewakan di sekitar museum, ada juga yang hanya duduk-duduk di sekitar museum-museum, hanya untuk melepas lelah atau sekedar menikmati jajanan yang dijual para pedagang kaki lima.

Datang ke tempat ini tidak ada salahnya mengunjungi museum-museum yang ada. Tiket yang dikenakan sangat murah, walaupun sebenarnya koleksi yang dimiliki cukup lengkap. Walaupun terpampang larangan untuk tidak melakukan foto-foto, namun masih banyak pengunjung yang mencuri-curi waktu berfoto dengan koleksi museum yang ada.

Kota Tua Jakarta

Suasana Kota Tua Jakarta di Malam Hari

Tempat wisata ini semakin cantik ketika malam menjelang. Di kegelapan malam, gedung-gedung tua berbalut cahaya menyajikan keindahan yang menakjubkan. Sambil menikmati jajanan yang dijajakan para penjual, suasana seperti ini menjadi saat berharga terutama bagi mereka yang hidup di Ibu Kota. Tempat ini akan sangat ramai ketika akhir pekan tiba, apalagi menjelang malam. (Baca Juga: Monas, Wisata Murah Tapi Tidak Murahan)

Sayangnya, di tempat bersejarah ini banyak bangunan yang sudah tidak terawat. Beberapa bangunan nampak rusak, tidak terawat dan rapuh. Kayu-kayu lapuk dibiarkan, tembok rusak juga nampak di beberapa bangunan. Padahal bila melihat sejarahnya, kawasan ini memiliki nilai yang tidak terhingga. Namun baru-baru ini, Pemprov DKI sudah mulai merevitalisasi kawasan kota tua. Beberapa gedung termasuk lapangan Fatahillah sudah mulai diperbaiki.

Kota Tua JakartaAda satu tempat lagi yang menarik dikunjungi ketika menyambangi Kota Tua, yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan yang dulu pernah berjaya pada masanya, kini menjadi objek wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Agar tiba di tempat ini bisa dilakukan dengan berjalan kaki atau menggunakan ojek sepeda ontel. Kebanyakan wisatawan mengunjungi tempat ini pada pagi hari atau sore hari. Saat itu, suasana sunrise dan sunset cukup menghibur terutama bagi mereka yang hobi fotografi.

Menuju Kota Tua Jakarta

Akses menuju Kota Tua Jakarta sangat mudah sekali. Banyak kendaraan umum yang melewati tempat ini, diantaranya mikrolet M08 tujuan Tanah Abang, mikrolet M12 tujuan Pasar Senen, Mikrolet M15 tujuan Tanjung Priok, Mikrolet M25 tujuan Grogol, KWK U10 Pademangan-Muara Angke, Kopaja B86 ke Lebak Bulus, Metromini B84 tujuan Kalideres, Mayasari Bakti AC27 Patas tujuan Bekasi, dan masih banyak lagi.

Wisatawan juga dapat menggunakan kereta api untuk mengunjungi tempat ini dengan berhenti di stasiun Jakarta Kota. Untuk lebih mudah, bisa menggunakan bis TransJakarta tujuan Blok M-Kota atau menggunakan APTB tujuan Ciputat-Kota. Jangan lupa mengunjungi tempat wisata ini, ketika akhir pekan tiba atau waktu libur menjelang. (SK)

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment