Candi Borobudur, Pilihan Wajib Wisata Jogja



Wisata Jogja memang sangat banyak sekali. Dari wisata kuliner hingga wisata budaya terhampar dari ujung selatan hingga ujung utara. Namun ada satu tempat wisata lain yang wajib dikunjungi ketika melakukan wisata Jogja yaitu mengunjungi Candi Borobudur.

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Yap, siapa yang tidak mengenal candi terbesar di muka bumi ini. Terletak 40 km dari pusat kota Yogyakarta, Candi Borobudur sebetulnya terletak di kawasan Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Namun demikian, letak Candi Borobudur yang tidak terlalu jauh dari Yogyakarta, membuat wisatawan yang melakukan wisata Jogja senantiasa berkunjung ke tempat penuh sejarah ini.

Deskripsi Candi Borobudur

Deskripsi Candi Borobudur

Candi Borobudur

Wisata Jogja dengan mengunjungi candi berukuran 121 x 121 meter ini dijamin tidak akan mengecewakan. Bangunan yang dibangun pada pertengahan abad ke-9 ini memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Walaupun saat pembangunan belum ada komputer, namun Gunadarma, sang kepala arsitek dapat menyatukan sekitar 2 juta potong batu dengan cara interlock. Dengan tinggi 35,40 meter, candi ini dibangun kurang lebih dalam kurun waktu 75 tahun oleh Raja Samaratungga.

Candi Borobudur memiliki 10 tingkat dengan 6 tingkat di antaranya berbentuk bujur sangakar, 3 tingkat berbentuk bundar, dan sebuah stupa utama di bagian puncak. Di setiap tingkat terdapat stupa-stupa dimana seluruh stupanya berjumlah 72 buah selain stupa utama. Di dalam setiap stupa juga terdapat sebuah patung Budha.

Relief Candi Borobudur

Bukan hanya sistem pembangunan dan ukurannya yang menakjubkan, dinding candi juga dipenuhi dengan pahatan relief. Konon jumlah relief Candi Borobudur ini mencapai 2.672 pahatan. Jika dibentangkan, relief ini dapat mencapai 6 km. Wow! Jadilah candi ini menjadi candi dengan relief terbanyak di muka bumi. Sebuah candi yang tidak memiliki tandingan dalam hal seninya.

Relief Candi Borobudur

Salah Satu Tim Panduanwisata.net Sedang Melihat Dengan Seksama Relief Candi Borobudur

Relief Candi Borobudur tersebut menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Dari relief yang ada, terlihat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia merupakan pelaut yang tangguh. Relief tersebut juga menggambarkan ‘pelangi’ budaya masyarakat yang tinggal di Jawa kala itu. Relief-relief inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Candi Borobudur dalam rangka melakukan wisata Jogja.

Pengunjung dapat membaca relief yang terdapat di dinding Candi Borobudur secara berurut dengan cara berjalan mengitari candi searah jarum jam atau istilahnya pradaksina. Masuk dari pintu sebelah timur, dengan berjalan searah jarum jam posisi candi selalu berada di sebelah kanan. Setelah tiba di tangga timur, naik ke bagian selanjutnya kemudian berjalan lagi searah jarum jam. Begitu seterusnya hingga tiba di bagian paling atas candi.

Eksotisme candi borobudur semakin menguat manakala menelisik nilai filosofis yang terdapat di candi ini. Para arsitek dahulu, membuat candi ini dengan konsep mandala yang melambangkan kosmologi alam semesta dalam ajaran Budha. Bagunan menakjubkan ini dibagi dengan tiga tingkatan yaitu, kamadhatu atau dunia nafsu, rupadhatu atau dunia bentuk, kemudian bagian paling atas adalah bagian arupadhatu atau dunia tanpa bentuk.

Wisata Jogja dengan mengunjungi Candi Borobudur memang sangat menyenangkan. Berada di sebuah bukit dengan candi ini memiliki pemandangan Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Bukit Menoreh yang berdiri tegak mengelilingi Candi Borobudur. Anda dapat menelusuri seluruh sendi candi ini, atau jika sempat bisa menikmati sunrise dan sunset ala Candi Borobudur. Dijamin, mempesona dan sangat cantik sekali! (Baca Juga: Mencecap Cantiknya Candi Prambanan)

Tiket Masuk Candi Borobudur

Pengelola membuka tempat wisata ini untuk umum dari pukul 06:00 wib sampai 17:00 wib. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat ini dikenakan biaya sekitar Rp. 30.000 bagi warga Indonesia dan Rp. 12.500 bagi anak-anak di bawah 6 tahun. Adapun wisatawan mancanegara dikenakan biaya sebesar Rp. 190.000 dan Rp. 95.000 bagi anak-anak di bawah 6 tahun. Selamat berwisata!

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment