Berburu Durian di Warso Farm



Warso Farm adalah tempat yang harus dikunjungi terutama oleh mereka para penikmat durian. Warso Farm juga cocok dikunjungi untuk melakukan wisata keluarga. Perkebunan seluas kurang lebih 8,5 hektar ini dirintis oleh seorang pensiunan TNI AD bernama Soewarso Pawaka. Warso Farm merupakan pelopor agrowisata durian. Pasalnya, ini lah kebun durian pertama yang dibangun dengan konsep menjaring wisatawan. Dengan demikian, Warso Farm tidak hanya menjual durian tetapi menawarkan kebunnya sebagai wahana wisata.

Warso Farm

Durian Yang Masih Menempel di Pohonya di Perkebunana Durian Warso Farm

Warso Farm tidak mengenakan biaya sepeser pun bagi pengunjung yang akan menikmati wisata kebun. Tidak ada tiket masuk sama sekali. Karena itu pengunjung tidak diperbolehkan memetik buah durin yang menggantung di pohonnya. Beda jika wisatawan berkunjung pada saat buah durian siap panen. Puncak musim panen di Warso Farm biasanya terjadi pada bulan Januari sampai Maret.

Koleksi durian yang ada di Warso Farm tidak main-main, jumlahnya mencapai sekitar 900 pohon yang terdiri dari 19 jenis durian. Beberapa varietas unggul yang terdapat di sini seperti durian Monthong, Lay, Petruk, Sunan, Si Mas, dan Tembaga. Kurang lebih setengah dari luas perkebunan ini ditanami buah durian, sementara sisanya ditanami berbagai buah-buahan seperti buah Naga, Jambu Monyet, pohon Nangka, dan area persawahan yang cukup luas.

Warso Farm

Warso Farm (foto;bogor.net)

Selain berwisata keliling kebun durian, pengunjung juga bisa berkeliling di sekitar kebun buah Naga atau memandangi hamparan pesawahan. Mengunjungi Warso Farm, seolah-olah kita mengunjungi kebun sendiri. Barisan pepohonan yang tertata rapi, ditambah dengan lahan yang terawat, menjadikan tempat ini menarik untuk dikunjungi. Apalagi jika musim panen tiba, berfoto dengan background buah yang masih menggantung di pohonnya adalah pilihan menarik yang banyak dilakukan pengunjung.

Meskipun pengunjung tidak bisa memetik langsung buah-buahan yang ada di Warso Farm, pengelola menyediakan sebuah tempat yang sangat nyaman untuk menikmati buah-buahan tersebut. Pengunjung bisa memesan durian warso farm yang diinginkan atau memesannya dalam bentuk jus durian. Untuk harga durian monthong biasanya dihitung per kilo. Sedangkan untuk durian lokal dihargai per buah. Selain dinikmati di tempat, buah-buahan yang ada di tempat ini juga bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh untuk kerabat atau untuk dinikmati kembali di rumah.

Durian Warso

Patung Durian dan Buah Naga Raksasa di Pintu Masuk Warso Farm (foto:bogor.net)

Selain membeli durian, pengunjung pun dapat menimba ilmu mengenai buah durian kepada Pak Warso langsung. Pak Warso dengan senang hati akan membagi ilmunya dalam merawat durian sampai membuahkan durian yang berkualitas. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati beberapa wahana permainan yang disediakan seperti paint ball dan memancing. Bagi rombongan yang ingin mengadakan acara pertemuan, bisa menggunakan balai yang dapat menampung peserta hingga 90 orang.

Mengunjungi tempat ini, kesejukan udara khas Bogor sangat terasa sekali. Rimbunnya perkebunan menambah kesejukan suasana. Suasana seperti ini sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga maupun bersama pasangan. Warso Farm bogor dibuka setiap hari, namun untuk berjalan-jalan ke dalam kebun hanya dibuka pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional dari pukul 07:00 wib sampai 17:00 wib. (Baca Juga: Tempat Wisata Murah di Bogor)

Menuju Warso Farm

Alamat Warso farm

Peta Menuju Warso Farm

Alamat Warso Farm terletak di desa Cihideung, Cijeruk, kab. Bogor. Untuk menuju tempat agrowisata ini, dapat menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Kendaraan umum yang dapat digunakan adalah kendaraan dengan tujuan Sukabumi.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, bisa menggunakan jalur tol Jagorawi dan keluar di pintu tol Ciawi. Di pertigaan Caringin, belok kanan sampai mentok pertigaan kembali. Dari sana tinggal belok kanan.

Dari jalan desa Cihideung, Warso Farm mudah dikenali dengan replika durian yang sangat besar di pintu gerbangnya. Selamat berwisata! (sk)

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment